Ideatax
HomeTeamOur ServicesPublicationsContact Us

LOMBA PENULISAN ARTIKEL IDEATAX

A. Latar Belakang

Dalam rangka menyambut HUT Ideatax yang ke-3, kami mengadakan Lomba Menulis Artikel untuk melibatkan masyarakat dalam berbagi pandangan dan ide-ide terkait perpajakan.

 

Lomba ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Ideatax dalam mendorong edukasi pajak yang lebih inklusif dan relevan dengan perkembangan ekonomi digital saat ini. Dalam kompetisi ini, para peserta akan diajak untuk mengeksplorasi berbagai topik yaitu “Pajak sebagai Instrumen Keadilan Sosial: Mewujudkan Pemerataan Pembangunan”.

 

Perlombaan ini terbuka bagi mahasiswa, profesional, dan masyarakat umum yang tertarik untuk memberikan kontribusi melalui tulisan-tulisan inspiratif dan berbobot. Ideatax percaya bahwa melalui kompetisi ini, masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan diskusi yang lebih luas dan mendalam mengenai pentingnya pajak di Indonesia.

 

B. Tema

Tema utama dalam lomba menulis artikel ini yaitu “Pajak sebagai Instrumen Keadilan Sosial: Mewujudkan Pemerataan Pembangunan”. Sub-tema yang diambil antara lain:

  1. Pajak untuk Pendidikan yang Menjamin Masa Depan
  2. Pajak dan Kesehatan Bagi masyarakat
  3. Pajak dalam Mendukung Infrastruktur dan Transportasi
  4. Pajak dan Ekonomi Rakyat yang Mendukung UMKM
  5. Perlindungan Sosial melalui Pajak untuk Masyarakat Rentan dan Miskin
  6. Pajak dalam Perlidungan Lingkungan Hidup
  7. Pengetahuan dan Tingkat Kesadaran Perpajakan Wajib Pajak
  8. Sosialisasi DJP dalam Menyampaikan Ketentuan Perpajakan
  9. Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Saat Ini
  10. Sistem dan Alur Perpajakan di Indonesia
  11. Inovasi Sistem Perpajakan di Indonesia

 

C. Timeline

No

Agenda

Tanggal

Pelaksana

1.

Pengumuman Pembukaan Lomba

18 Oktober 2024

Panitia

2.

Batas Akhir Pengumpulan Karya

22 November 2024

Panitia

3.

Penjurian Tahap 1 (Penyajian tulisan dan ketepatan PUEBI)

25 – 27 November 2024

Panitia

4.

Penjurian Tahap 2 (Jumlah like dan share di Linkedin)

28 November –

1 Desember 2024

Panitia

5.

Penjurian Tahap 3 (Kesesuaian judul dan isi dengan tema)

2-3 Desember 2024

Partner Ideatax (Arianta John Bangun)

6.

Penjurian Tahap 4 (Orisinalitas dan Kreativitas Gagasan)

4 - 12 Desember 2024

Juri Utama

7.

Pengumuman Lomba

13 Desember 2024

Panitia

 

D. Ketentuan

  1. Artikel merupakan hasil karya sendiri dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba manapun (Cek plagiarisme);
  2. Artikel tidak bermuatan SARA;
  3. Artikel ditulis dalam format .doc atau .docx;
  4. Peserta dapat memilih subtema yang diminati;
  5. Peserta harus mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran yang telah disediakan panitia;
  6. Daftar pustaka dan sumber harus ditulis lengkap;
  7. Hak tayang artikel menjadi milik Ideatax. Peserta tidak memiliki kewenangan untuk menarik kembali artikel yang telah ditayangkan di website Ideatax;
  8. Juri akan melakukan penilaian tahap awal terhadap kelayakan artikel. Jika dinilai layak, artikel secara otomatis mengikuti lomba dan akan ditayangkan di situs website serta Linkedin Ideatax;
  9. Jumlah like dan share artikel di situs website Ideatax dan Akun Linkedin Ideatax akan mempengaruhi penilaian;
  10. Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.
  11. Penulisan:
  • Panjang tulisan 1000 - 3500 kata
  • Ukuran kertas A4
  • Margin atas, bawah, kiri dan kanan 2,5 cm
  • Rata kanan dan kiri (justify)
  • Font Times New Roman, ukuran 11
  • Spasi 1,5

 

E. Hadiah

Total hadiah: 22.500.000,-

  1. Juara 1 = Rp 9.000.000,-
  2. Juara 2 = Rp 6.000.000,-
  3. Juara 3 = Rp 4.000.000,-
  4. Juara Harapan 1 = Rp 2.000.000,-
  5. Juara Harapan 2 = Rp 1.000.000,-
  6. Juara Harapan 3 = Rp 500.000,-

 

F. Kriteria Penilaian

  1. Penyajian tulisan dan ketepatan PUEBI 20%;
  2. Kesesuaian judul dan isi dengan tema 30%;
  3. Orisinalitas dan Kreativitas Gagasan 50%;
  4. Jumlah like/komen/share di linkedin dan website.

 

G. Juri Utama

  1. Taufikurrahman, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA., Advisor Ideatax dan Dewan Pakar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
  2. Arifin Rosid, Ph.D, Ak.CA, CRGP, APCTP-2., Dosen Departemen Akuntansi FEB UI dan Tim TERC - LPEM FEB UI
  3. Christine Tjen, SE, Ak., M.Int.Tax, CA, CACP, QGRP, Dosen Tetap FEB UI dan Koordinator TERC FEB UI

 

KLIK DISINI UNTUK MENDAFTAR

Latest articles

Transfer Pricing: 7 Transaksi Afiliasi yang Berisiko Dikoreksi jika Gagal Diuji

Transfer Pricing: 7 Transaksi Afiliasi yang Berisiko Dikoreksi jika Gagal Diuji

Dalam pengawasan transfer pricing berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 172 Tahun 2023 (PMK 172/2023), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen formal dan kontrak. Untuk transaksi afiliasi tertentu, wajib ...

Read Full Article
Pemungutan PPN Digital Diperluas, 30 Bank dan Fintech Dilibatkan

Pemungutan PPN Digital Diperluas, 30 Bank dan Fintech Dilibatkan

Pemerintah memperluas cakupan pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas transaksi digital luar negeri dengan melibatkan sekitar 30 platform tambahan dari sektor perbankan dan teknologi finansial (fintech) melalui Sistem Pemungutan Pajak atas Tran...

Read Full Article
DJP Perluas Akses Informasi Pajak Perusahaan Multinasional Mulai 2027

DJP Perluas Akses Informasi Pajak Perusahaan Multinasional Mulai 2027

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan memperkuat pengawasan terhadap kewajiban perpajakan perusahaan multinasional melalui akses pertukaran informasi secara otomatis dengan otoritas pajak negara lain. Fasilitas tersebut dijadwalka...

Read Full Article
Ekonomi Digital Sumbang Rp 58,75 Triliun ke Penerimaan Pajak

Ekonomi Digital Sumbang Rp 58,75 Triliun ke Penerimaan Pajak

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital mencapai Rp 58,75 triliun hingga 30 September 2026. Penerimaan tersebut berasal dari empat sektor, yakni perdagangan melalui sistem elektronik ...

Read Full Article
Daftar Alamat dan Kontak Unit DJP di Seluruh Indonesia

Daftar Alamat dan Kontak Unit DJP di Seluruh Indonesia

Laporan Tahunan 2024 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat 595 alamat unit kerja yang terdiri atas unit pusat, unit pendukung, dan unit vertikal. Secara keseluruhan, unit kerja DJP meliputi 1 Kantor Pusat, 34 Kantor Wilayah (Kanwil), 352 Kantor Pe...

Read Full Article